Ciri-Ciri BIOS yang Rusak pada Laptop

0
200
Ciri ciri bios yang rusak dan cara memperbaikinya

Idearmanto.com – Teknologi terus berkembang seiring waktunya, ya kita telah melihat kemajuan yang pesat pada teknologi laptop dan computer. Banyak orang yang telah menggunakan perangkat elektronik ini untuk kebutuhan harian mereka. Mulai anak-anak sampai orang dewasa telah familier baik dengan computer ataupun laptop saat ini.

Tidak dapat dihindari, karena di era modern seperti sekarang teknologi menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang, termasuk Anda di sini. Hampir pada seemua bidang pekerjaan membutuhkan perangkat elektronik ini. Sebut saja pada pemerintahan, pendidikan, perkantoran, supermarket modern, dan banyak lainnya.

Oleh karena itu, penggunaan computer dan laptop sangat di butuhkan masyarakat dunia. Meski demikian, ada beberapa kasus yang membuat manusia dipusingkan oleh barang elektronik yang satu ini. Sebut saja pada kasus kerusakan komponen dalam computer ataupun pada laptop yang mereka gunakan.

Baca juga:

Hal yang menjadi sulit dipecahkan masalahnya adalah ketikan menghadapi kerusakan pada bagian BIOSnya. Cukup banyak orang yang dipusingkan akibat dari kerusakan BIOS yang ada dalam perangkat laptop dan computer. Tidak hanya itu, orang awam kadang juga masih bingung dalam hal membedakan BIOS dan system operasinya.

BIOS merupakan salah satu progam yang berfungsi untuk mengatur progam secara keseluruhan didalam perangkat computer dan laptop. Hal yang membedakan lainnya ada pada posisi penempatan tata letaknya. Jika pada system operasi terletak di dalam hard disk, sedangkan untuk BIOS letaknya ada pada ROM atau CMOS. Itulah yang membedakan dari keduanya dan Anda dapat pahami sekarang. Bagi Anda yang ingin tahu ciri-ciri BIOS yang rusak pada laptop dan computer, maka Anda dapat menyimak pembahasan kami di bawah ini.

Ciri-ciri BIOS yang Rusak pada Laptop

  1. Bagian layarnya akan terlihat blank saat menyala pertama kali

Untuk ciri-ciri yang pertama adalah jika Anda temukan layar yang blank saat menyalakan laptop atau computer untuk pertama kalinya. Nah jika Anda menggunkan computer, coba cek pada bagian kabel penghubung CPU apakah layar terlihat sudah benar atau tidak. Namun apabila tidak terdapat masalah di bagian kabelnya, maka kami pastikan kerusakan terjadi ada pada BIOS atau CPU Anda. Selanjutnya jika Anda menggunakan perangkat laptop, maka kami katakan bahwa ini merupakan kerusakan serius di bagian dalam komponen laptop Anda. Solusi terbaiknya adalah dengan cara membongkar CPUnya untuk mengetahui masalah tersebut agar lebih jelas.

  1. Ada keyboard yang tidak apat terdeteksi

Pada ciri-ciri yang kedua Anda dapat melihat pada bagiann keybord yang tidak dapat bekerja secara maksimal saat di sentuh. Pada awalnya Anda mungkin tidak temukan masalah besar di bagian keyboard ini. Anda masih dapat menggantinya dengan keyboard lama tersebut dengan yang baru untuk pecahkan masalah kecil ini. Jika Anda telah menggantinya namun tetap tidak berfungsi secara normal, sebaiknya cobalah pada computer lain untuk memastikan apakah keyboard tersebut bekerja dengan baik atau tidak. Apabila hasil yang di dapatkan pada computer lain tidak ditemukan masalah tersebut, maka kami pastikan ini terdapat masalah di bagian CPU Anda dan itu termasuk pada bagian BIOSnya, ini juga berlaku untuk pengecekan di laptop.

  1. Adanya blue screen

Apabila saat laptop atau computer Anda di hidupkan terdapat adanya blue screen ini merupakan salah satu ciri-ciri Bios yang rusak. Hal ini perlu Anda perhatikan dengan baik, karena laptop dan computer Anda memiliki masalah yang besa dan harus di tangani secara cepat. Ciri-ciri ini memang sangat mudah untuk di kenali, sehingga data yang ada dalam computer atau laptop Anda masih bisa terselamatkan sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah lagi.

  1. Gagal untuk melakukan booting

Penyebab utama kegagalan computer tidak dapat masuk ke BIOS adalah karena gagalnya melakukan proses booting. Pada tahap booting ini memiliki peran yang sangat penting baik pada laptop atau computer. Kita tahu bahwa untuk melakukan proses booting seperti ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena untuk memastikan semua komponen-komponen computer yang ada di dalamnya telah siap untuk bekerja. Nah untuk itulah, ini termasuk ciri-ciri BIOS yang rusak pada computer atau laptop yang dapat Anda kenali dengan mudahnya.

  1. Tidak munculnya suara speaker di computer ataupun laptop

Ciri-ciri kerusakan BIOS yang dapat Anda kenali di urutan kelima adalah terdapat kerusakan fungsi pada bagian speaker laptop atau computer Anda. Anda dapat mengenalinya secara langsung dan ini masih sangat mudah untuk dilakukan sendiri dirumah. Sebagai contoh kecil jika pada laptop Anda speakernya tidak dapat berfungsi dengan baik, coba terlebih dahulu menggunakan headset, headphone, speaker eksternal ataupun lainnya sebagai alat dengar. Namun jika alat-alat tadi telah Anda gunakan dapat mengeluarkan suara, kami pastikan kerusakan yang timbul ini ada pada speaker Anda bahkan bisa terjadi juga di bagian BIOSnya. Pengecekan semacam ini dapat Anda lakukan juga padda perangkat computer.

  1. Pada bagian DVD/CD tidak dapat terdeteksi dalam CD ROM

Untuk Anda yang memiliki laptop atau computer pastinya terdapat slot untuk bagian CD ROM. Nah di sini Anda coba untuk jalankan DVD atau CD dan apabila itu tidak terdeteksi dengan baik, maka hal ini bisa saja terdapat masalah di bagian CD ROMnya atau di bagian BIOSnya. Namun untuk ciri-ciri yang satu ini masih tanda tanya sebagai tanda kerusakan BIOS. Karena masih ada kemungkinan kerusakan ini terjadi bukan hanya pada BIOSnya namun terdapat kerusakan juga di bagian CD ROMnya. Terutama pada bagian optic lensanya ataupun pada kaset DVD/CDnya.

  1. Komputer atau laptop menjadi mati total

Nah apabila kerusakan yang terjadi pad BIOS sudah terlalu parah itu akan mengakibatkan kerusakan yang fatal seperti laptop atau computer mati total. Hal utama yang membuat laptop atau computer dapat mati total adalah karena kerusakan pada BIOS. Untuk masalah yang satu ini alternatifnya adalah Anda harus membawanya ke tempat service, namun jika Anda ahli dalam bidang ini bisa Anda lakukan pembongkaran sendiri.

Kesimpulannya di sini adalah apabila kerusakan pada BIOS sudah terlalu parah maka akan mempengaruhi fungsi dari computer atau laptop. Akan tetapi Anda tidak perlu cemas dan khawatir lagi, karena kerusakan seperti ini masih dapat di tangani dengan mudah dan dapat diperbaiki juga. Langkah selanjutnya yang terbaik adalah Anda harus lebih hati-hati lagi dalam memilih jenis-jenis BIOS yang akan Anda gunakan kedepannya. Terima kasih telah berkunjung di sini, semoga dapat bermanfaat.

Artikel lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here