Yuk Berbisnis di 2019: Cara Budidaya Merica/Lada di Lahan Sempit

0
159
Yuk Berbisnis di 2019: Cara Budidaya Merica/Lada di Lahan Sempit

Cara Budidaya Merica/Lada di Lahan Sempit – Apa yang terbesit dalam pikiran Anda ketika pertama kali mendengar istilah Budidaya Merica/Lada? Sebutan merica dan lada kadang digunakan pada hal yang sama, padahal sudah jelas bahwa sebutan ini digunakan untuk jenis benda yang berbeda.

Merica biasanya masih berbentuk bulatan-bulatan kecil yang belum dihaluskan sedangkan lada pada dasarnya merupakan merica yang sudah dihaluskan dan sudah siap digunakan sebagai bumbu masakan atau penyedap rasa.

Merica/lada ini memiliki nilai ekonomi yang lumayan besar dengan biaya produksi yang murah tetapi dengan penghasilan penjualan yang lumayan.

Salah satu faktor yang menjadi alasan banyak petani yang budidaya merica atau lada adalah karena harganya yang cenderung stabil. Anda mungkin bingung membedakan mengapa ada lada yang berwarna hitam dan ada lada yang berwarna putih.

Lada yang berwarna hitam adalah merica yang ketika dalam proses panennya menggunakan merica yang masih muda sedangkan lada yang berwarna putih adalah lada yang dipanen ketika merica sudah tua dan siap panen.

Baca juga:

Berikut ini secara khusus akan kita bahas mengenai cara penanaman merica yang cukup sederhana yaitu dengan memperhatikan beberapa langkah di bawah ini.

Pembibitan

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika Anda ingin menjalani budidaya merica/ lada adalah tahap pembibitan. Pembibitan bisa dilakukan dengan menggunakan stek dari cabang batang sekunder dan primer atau menggunakan stek yang sudah sekaligus menyertakan sulur panjangnya.

Polybag yang diisi dengan pasir dan pupuk serta tanah bisa Anda gunakan untuk pembibitan dan penyemaian. Bibit merica langsung bisa tanam ke dalam polybag yang sudah berisi media tanah.

Setelah itu, semua polybag bisa Anda masukkan ke dalam plastik yang sudah digunakan sebagai ruangan yang biasanya disebut dengan rumah kaca. 70% sinar matahari dapat masuk dengan cara seperti ini, jaring juga bisa Anda tambahkan untuk melindungi tanaman Anda dari serangan hewan ternak di sekitar lokasi penanaman. Pembibitan ini berlangsung kurang lebih selama 4 bulan.

Nah, hal terpenting yang harus Anda ingat adalah pemberian pupuk organik agar akar terangsang untuk tumbuh ketika penyemaian. Intinya, pembibitan bisa menggunakan dua cara, yaitu dengan menggunakan bahan bibit asal biji dan bahan bibit asal stek.

Kelebihan menggunakan bahan bibit dari stek adalah karena kemudahannya dan harganya yang terjangkau atau murah. Bibit dengan menggunakan biji terpaksa dilakukan jika memang stek tidak ada karena harganya yang mahal dan sulit dicari maka cara pembibitan dengan cara menggunakan biji langsung tidak banyak dilakukan oleh petani yang ingin melakukan budidaya merica/ lada.

Bahan stek yang baik adalah stek yang berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya ke atas dan melekat pada pohon yang bersandar. Pohon induk tersebut harus kuat dan tumbuh dengan bagus sehingga daun berwarna hijau tua.

Penanaman

Penanaman bisa dilakukan di beberapa tempat tergantung lahan yang Anda miliki. Jika Anda memiliki lahan yang kosong, Anda secara langsung bisa menggunakan lahan tersebut untuk melakukan budidaya.

Sebaliknya, jika Anda tidak memiliki lahan yang cukup untuk melakukan budidaya, Anda bisa menggunakan poly bag. Pupuk kandang bisa Anda tambahkan untuk menambah kesuburan tanah. Setelah 2 sampai 3 minggu bibit ditanam setelah diberikan pupuk dasar.

Pemupukan secara teratur juga perlu dilakukan agar tanaman merica Anda bisa tumbuh dengan optimal. Jika pupuk yang Anda gunakan adalah pupuk kandang, maka ukuran pupuk yang harus Anda gunakan sekitar 5 kg setiap tahunnya.

Dengan komposisi pemberian 2kg pupuk tricho kompas pada tahun pertama kemudian ditambah 3 kg pada tahun selanjutnya. Dalam setahun, Anda bisa memberikan pupuk sebanyak 4 kali.

Pemeliharaan dan Perawatan

Hal terpenting dalam sebuah budidaya adalah pemeliharaan dan perawatan. Agar menjaga kondisi bibir dalam proses pertumbuhan maka dapat dilakukan pemeliharaan secara rutin. Perawatan yang dilakukan tentunya bervariasi meliputi pencegahan tumbuhnya jamur, dan pengendalian hama penyakit tanaman.

Jamur tersebut biasanya menyerang bagian batang merica karena tumbuhnya yang rimbun, bio pestisida bisa Anda gunakan sebagai solusi agar jamur tidak menyerang tanaman Anda yang memiliki tingkat kelembapan yang lumayan tinggi.

Panen bisa dilakukan setelah satu tahun penanaman, namun agar pada panen selanjutnya menghasilkan hasil panen dengan kualitas yang maksimal maka pemetikan pertama kali ketika bunga dan buah pertama kali muncul.

Pengolahan Lada Putih dan Lada Hitam

Budidaya Merica/ Lada dengan mudah dapat Anda jalankan baik dengan lahan luas maupun dengan lahan yang sempit. Nah, ternyata setelah panen dilakukan merica tersebut belum bisa secara langsung digunakan dan dijual. Pengolahan hasil tanaman merica memiliki dua jenis pengolahan meliputi pengolahan untuk mendapatkan hasil lada putih dan pengolahan untuk mendapatkan hasil lada hitam.

Pengolahan untuk mendapatkan hasil lada putih

Untuk mendapatkan hasil lada putih maka beberapa langkah harus Anda lakukan, buah lada yang baru dipetik tersebut langsung saja dimasukkan ke dalam karung kemudian di rendam dalam air. Setelah di rendam, proses pembersihan kemudian dilakukan dengan memisahkan kulit dari tangkainya.

Pemisahan ini bisa dilakukan dengan cara diinjak-injak kemudian dilakukan proses pengayakan. Setelah terpisah maka lada tersebut kembali direndam ke dalam air sehingga lada akan menjadi putih bersih dan dilanjutkan proses penjemuran sampai kira-kira 3 hari.

Pengolahan untuk mendapatkan hasil lada hitam

Untuk mendapatkan hasil lada hitam maka hal-hal yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut. Buah lada yang sudah Anda petik kemudian di jemur di bawah terik matahari selama 2 atau 3 hari.

Proses pemisahan lada dari tangkainya bisa dilakukan bersamaan dengan proses penjemuran. Hasil lada hitam langsung bisa Anda dapatkan setelah proses pengayakan yang dilakukan sampai lada tersebut bersih.

Hasil merica/lada yang melimpah bisa Anda capai jika sejak awal melakukan budidaya Anda sudah memiliki niat dan usaha yang optimal untuk meraup untung sebanyak mungkin. Tanaman yang bisa diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif ini memiliki cara yang mudah untuk budidaya.

Tahap pemeliharaan dan perawatan sangat menentukan kualitas hasil panen sehingga dalam tahap ini Anda harus benar-benar memberikan kekuatan yang ekstra. Persiapan yang bagus bisa Anda persiapkan sedini mungkin sebelum Anda memutuskan untuk melakukan budidaya ini.

Budidaya lada sudah tentu memiliki beberapa keunggulan meliputi biaya produksi yang lebih murah karena tidak memerlukan biaya yang tinggi, pemeliharaan dan panen. Budidaya lada ternyata juga bisa dilakukan dengan sistem tumpang sela dengan kelapa atau dengan tanaman tahunan yang lain.

Nah, bagi Anda yang baru pertama kali melakukan Budidaya Merica/Lada maka jangan berkecil hati jika harga sedang turun sehingga Anda tidak lagi bersemangat untuk merawat dan menjaga tanaman Anda untuk tetap dalam kondisi yang baik.

Artikel lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here