Panduan Memulai Budidaya Kelengkeng yang Benar

0
185
Budidaya Kelengkeng

Panduan Memulai Budidaya Kelengkeng yang Benar – Kelengkeng merupakan buah yang berasal dari daerah tropis. Di Indonesia sendiri cara menanam buah kelengkeng cukup mudah dilakukan. Kelengkeng merupakan salah satu jenis buah yang dapat berbuah dengan cukup mudah. Budidaya Kelengkeng juga dapat dilakukan di pekarangan rumah atau di kebun.

Jika dibudidayakan dengan benar, buah kelengkeng dapat memberikan keuntungan. Tanaman kelengkeng menjadi jenis tanaman budidaya yang cukup populer. Buah kelengkeng juga banyak disukai oleh orang. Rasanya yang manis dan juga enak menjadi alasan mengapa buah kelengkeng menjadi begitu disukai.

Harga dari buah kelengkeng juga cukup stabil meski mahal. Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri dengan Budidaya Kelengkeng. Sekarang ini buah kelengkeng sudah cukup bervariasi. Banyak modifikasi yang dilakukan untuk menghasilkan kelengkeng dengan kualitas unggul.

Bahkan buah kelengkeng sekarang ini sudah dengan mudahnya dapat dibudidayakan di pot. Meski begitu bukan berarti tidak ada kendala dalam budidaya buah yang satu ini. Kendala yang seringkali dihadapi oleh pembudidaya buah kelengkeng yaitu buah kelengkeng jarang berbuah.

Tanaman kelengkeng dapat sedikit berbuah tahun waktu ke waktu, bahkan dapat juga tidak berbuah sama sekali. Cara budidaya yang benar harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari usaha budidaya buah kelengkeng, perlu beberapa langkah yang harus dilakukan. Cara tersebut diantaranya yaitu:

Pemberian Pupuk

Panduan Memulai Budidaya Kelengkeng yang Benar
credit: bukalapak.com/u/nasirudin_arsyad

Pupuk menjadi hal yang sangat penting untuk diberikan pada tanaman, termasuk pada tanaman kelengkeng. Dalam pupuk terdapat beberapa jenis unsur hara yang dibutuhkan tanaman kelengkeng untuk tumbuh dan berkembang. Jenis pupuk yang diberikan untuk budidaya buah kelengkeng yaitu pupuk booster.

Artikel lainnya:

Pupuk booster memiliki manfaat untuk membantu tanaman kelengkeng menghasilkan buah yang lebat. Pupuk booster memiliki kandungan potassium klorat, dimana potassium klorat ini merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh kelengkeng untuk dapat berbuah dengan lebat.

Potasium klorat bermanfaat untuk merangsang tanaman kelengkeng berproduksi cepat. Keuntungan lain yang didapat dengan penggunaan pupuk booster yaitu waktu tanam dapat ditentukan. Sementara kandungan yang ada di pupuk booster diantaranya yaitu asam amino, KNO3 dan unsur makro serta mikro lainnya. Untuk belanja online-nya saya temukan produk pupuk booster di Bukalapak.

Penggunaan Pupuk Booster

Cara menggunakan pupuk agar dapat membuat kelengkeng tumbuh dengan baik diantaranya yaitu:

Pupuk booster umumnya diberikan pada tanaman kelengkeng ketika tanaman berusia 6 bulan. Cara memberikan pupuk booster yang tepat pada tanaman kelengkeng yaitu dengan mengerok kulit ari pada batang pokok. Kulit ari tersebut dengan menggunakan bambu.

Hal yang serupa juga dilakukan pada batang primer. Biasanya batang yang di kerok berwarna cokelat. Tahap ini dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak sel tanaman. Batang di kerok dengan tipis. Selanjutnya yang dilakukan yaitu mencampurkan pupuk booster dengan air.

Air yang digunakan untuk mencampur pupuk harus bersih. Volume air yang ditambah dapat 4 hingga 5 liter. Pupuk booster kemudian dilarutkan secara merata pada air. Langkah penggunaan pupuk booster untuk hasil maksimal selanjutnya yaitu dengan menyiapkan kain lap.

Kain lap ini berfungsi untuk mengelap permukaan batang kelengkeng yang di kerok tadi. Kain lap dicelupkan pada pupuk yang telah dilarutkan dengan air sebelumnya. Larutan pupuk kemudian disiramkan pada pangkal batang pohon kelengkeng.

Waktu Pemupukan

Penggunaan pupuk ini sebaiknya dilakukan ketika pagi hari. Hal ini bertujuan agar bunga pada tanaman kelengkeng cepat terangsang. Pagi hari menjadi waktu yang tepat bagi tanaman kelengkeng untuk pertumbuhan calon bunga.Dosis Pemakaian Pupuk

Seperti halnya penggunaan pupuk pada tanaman lainnya, penggunaan pupuk harus disesuaikan dengan dosis yang telah ditentukan. Dosis penggunaan pupuk booster yaitu 1 dosis pupuk booster diperuntukkan untuk batang yang memiliki lingkaran sekitar 12 cm. Penyerapan pupuk booster oleh tumbuhan biasanya terjadi sekitar 4 jam setelah pemupukan.

Penggunaan pupuk booster untuk masing-masing tanaman kelengkeng biasanya memiliki jenis yang berbeda. Seperti misalnya kelengkeng jenis diamond rover dapat menggunakan larutan KNO3 sebanyak 2 botol atau bisa dengan menggunakan pupuk NPK 16.

Hasil dari pemupukan tanaman kelengkeng biasanya dapat terlihat setelah 21 hingga 2 bulan. Hasil dari pemupukan tersebut akan terlihat bunga yang tumbuh. Intensitas sinar matahari juga dapat mempengaruhi keberhasilan dari pemupukan kelengkeng.

Keberadaan sinar matahari sangat penting untuk membantu tumbuhan termasuk kelengkeng untuk melakukan fotosintesis. Selain pupuk dan sinar matahari, hal lainnya yang juga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kelengkeng yaitu hama penyakit.

Hama penyakit pada kelengkeng biasanya dipengaruhi oleh jenis kelengkeng yang ditanam. Semakin baik kualitas kelengkeng yang dibudidayakan maka ketahanan kelengkeng terhadap serangan penyakit atau hama juga akan semakin baik.

Maka dari itu, sebelum membudidayakan buah kelengkeng, ada baiknya untuk memilih jenis kelengkeng dengan kualitas unggul terlebih dahulu.

Pemeliharaan Bibit

Untuk mendapatkan hasil maksimal maka selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu dengan melakukan pemeliharaan terhadap bibit kelengkeng. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jenis kelengkeng memberikan pengaruh terhadap kualitas dari kelengkeng.

Pemilihan kelengkeng dengan kualitas baik dapat dimulai dari pemilihan bibit kelengkeng. Cara yang tepat untuk menjaga kualitas dari kelengkeng yaitu dengan melakukan pemeliharaan bibit yang tepat.

Semakin baik kualitas bibit kelengkeng yang dipilih maka kelengkeng akan menghasilkan buah kelengkeng dengan kualitas unggul. Beberapa jenis bibit kelengkeng dapat menghasilkan kelengkeng yang berbuah lebih cepat.

Pemeliharaan Kelengkeng

Panduan Memulai Budidaya Kelengkeng yang Benar

Untuk mendapatkan kelengkeng dengan hasil yang maksimal, pemeliharaan yang tepat menjadi hal bagian yang harus diperhatikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemeliharaan kelengkeng yaitu:

Pemberian Air

Air tentunya memiliki peranan yang penting. Karena termasuk tumbuhan tropis, kelengkeng hanya perlu untuk disiram dua hari sekali. Kelembapan tanah kelengkungan juga harus diperhatikan. Kelengkeng akan lebih baik jika di tanam pada tanah dengan kondisi yang tidak terlalu lembap.

Kesuburan tanah dalam proses budidaya buah kelengkeng juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Kelengkeng sendiri termasuk pada tumbuhan yang peka terhadap perubahan iklim.

Selain beberapa hal di atas, hal lainnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya buah kelengkeng yaitu kerapatan daun. Semakin banyak cabang, maka bunga pada kelengkeng dapat semakin banyak.

Meski kelengkeng termasuk pada buah yang mudah untuk dibudidayakan namun dalam tahapan budidaya harus diperhatikan. Jika tahapan dalam budidaya tidak diperhatikan atau dilupakan bisa jadi pohon kelengkeng yang ditanam tidak menghasilkan buah sedikit atau sama sekali.

Dengan menanam kelengkeng banyak keuntungan yang dapat diperoleh. Keuntungan dari Budidaya Kelengkeng tidak hanya dapat menghasilkan buah kelengkeng yang memiliki rasa enak, keuntungan lain dari menanam pohon kelengkeng yaitu dapat membuat lingkungan menjadi lebih sejuk. Pohon kelengkeng yang umumnya hidup di dataran tinggi ini dapat hidup hingga puluhan tahun.

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here