10 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek dengan Modal Minim

0
91
Ayam Geprek dengan Modal Minim

Bisnis kuliner memang dianggap sangat populer bagi sebagian orang. Bahkan, bisnis ini juga menawarkan keuntungan yang sangat besar. Apalagi bila menu kuliner yang kamu sajikan juga sangat digemari oleh banyak orang. Semakin populer menu yang diberikan maka hal ini akan memberikan peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satu produk kuliner yang bisa kamu jadikan sebagai pilihan utama adalah ayam geprek. Menu ini memang terkenal di banyak daerah. Ini yang membuat kmau bisa memulai bisnis ini meskipun dengan modal yang tidak terlalu besar. Namun, kamu harus ingat bahwa ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk menjalankan bisnis ayam geprek dengan modal minim.

Rekomendasi Tips untuk Bisnis Ayam Geprek dengan Modal Minim

Ada beberapa hal yang memang harus dipersiapkan untuk memulai bisnis ayam geprek dengan modal minim. Perhitungan modal yang tidak terlalu besar seperti ini memang akan menjadi tantangan bagi kamu untuk memulai bisnis. Apalagi persaingan dalam bisnis ini dianggap sangat ketat dan membutuhkan strategi yang sangat matang. Bahkan, kamu juga harus melakukan berbagai perhitungan untuk mendapatkan hasil keuntungan yang lebih maksimal. Bagi yang bingung mengatasi persaingan bisnis kuliner yang membara, dapat melihat tipsnya disini.

Berikut ini ada 10 rekomendasi dari tips untuk memulai bisnis ayam geprek dengan modal minim yang bisa dilakukan seperti:

1. Hitung Modal

Tentu saja salah satu rekomendasi dari ayam geprek dengan modal minim adalah dengan memperhitungkan seluruh modal. Meskipun kamu memiliki modal yang tidak terlalu besar namun hal ini bisa menjadi strategi yang sangat baik untuk menjalankan bisnis kuliner. Apalagi penggunaan dari setiap modal juga akan diperhitungkan dengan sangat baik. Misalnya saja kegunaan dari modal itu biasanya untuk pembelian bahan baku, resep masakan, kemasan, hingga melakukan branding atau promosi. Cara seperti ini memang akan membutuhkan biaya tertentu. Pastikan juga bahwa seluruh penggunaan modal memang sudah sesuai dengan perencanaan.

Baca Juga:  10 Tips untuk Memulai Bisnis Cuci Sepatu ala Milenial

2. Persiapkan Tempat

Tempat menjadi hal yang sangat baik untuk dipertimbangkan. Kenyamanan dan kebersihan dari tempat yang akan kamu gunakan untuk bisnis kuliner seperti ini memberikan pengaruh yang sangat besar. Bahkan, kamu juga bisa menggunakan tempat ini sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian dari para calon pembeli. Semakin strategis tempat yang kamu gunakan maka akan semakin mudah juga untuk mendatangkan jumlah pengunjung. Tentu saja ini akan memberikan keuntungan yang lebih besar dalam waktu yang cukup singkat. Namun, kamu juga harus ingat bahwa pemilihan tempat ini juga harus didukung dengan sarana parkir yang memadai.

3. Pilih Bahan Baku Berkualitas

Ayam Geprek dengan Modal Minim

Seluruh bahan baku yang kamu gunakan harus memiliki kualitas terbaik. Cara seperti ini untuk memberikan cita rasa yang baik juga. Semakin baik kualitas bahan baku itu maka akan membuat menu ayam geprek juga terlihat lebih enak. Bahan baku yang digunakan ini biasanya terdiri dari daging ayam terbaik, bumbu untuk resep hingga minyak goreng berkualias. Selain itu, kamu juga harus memilih cabe dengan kualitas terbaik. Ini yang akan menjadi pertimbangan penting bagi kamu dalam menjalankan bisnis kuliner ayam geprek.

4. Gunakan Supplier Ayam Terpercaya

Biasanya beberapa outlet ayam geprek akan menggunakan jasa supplier ayam. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses mendapatkan bahan baku yang sangat baik. Kamu juga bisa menerapkan cara seperti ini agar selalu mendapatkan bahan baku setiap hari. Namun, kamu harus ingat bahwa pilihan dari supplier ayam itu harus sangat dipercaya. Ini selalu berkaitan dengan kualitas bahan baku daging. Proses pemotongan yang baik hingga kebersihan dari daging ayam itu juga patut dipertimbangkan. Apalagi ini akan memberikan pengaruh terhadap kualitas rasa yang akan kamu dapatkan.

5. Variasi Menu

Meskipun bisnis ayam geprek ini menggunakan modal yang tidak terlalu besar cobalah untuk mencoba berbagai pilihan variasi menu. Metode seperti ini sering dilakukan untuk menarik perhatian bagi banyak calon pengunjung. Bahkan, kamu juga bisa menggunakan bahan baku tambahan lain sehingga memberikan cita rasa yang lebih nikmat. Misalnya saja kamu menawarkan menu geprek dengan berbagai pilihan jumlah cabe. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan tambahan baku seperti keju untuk menarik perhatian bagi para calon pelanggan. Apalagi kombinasi rasa yang dihasilkan untuk berbagai tambahan bahan baku itu juga akan sangat menarik.

Baca Juga:  6 Cara Mengatasi Persaingan Bisnis Kuliner Yang Membara

6. Branding

Sebenarnya metode seperti ini bisa dilakukan untuk menaikkan nilai jual dari setiap produk kuliner yang kamu tawarkan. Metode branding seperti ini bisa dilakukan dengan menggunakan logo khusus pada warung atau tempat berjualan. Selain itu, kamu juga bisa menerapkan logo ini pada kemasan khusus. Branding lainnya dilakukan dengan memanfaatkan sosial media untuk memberikan informasi seputar produk atau menu yang kamu tawarkan. Interaksi yang baik di sosial media juga akan meningkatkan branding. Bila ini dilakukan dalam waktu yang sangat lama akan memberikan keuntungan besar.

7. Promosi

Kamu juga bisa melakukan promosi dengan menawarkan ptoongan harga. Namun, cobalah berikan promosi ini dengan ketentuan atau persyaratan yang berlaku. Misalnya saja kamu menawarkan promosi refill sepuasnya untuk minuman tertentu bila memesan menu ayam geprek pada porsi tertentu. Cara seperti ini juga dilakukan untuk menarik perhatian bagi banyak orang untuk datang ke tempat atau warung ayam geprek. Perhitungkan juga biaya untuk promosi ini agar tidak terlalu merugikan.

8. Dukungan Platform Online

Kamu juga harus memanfaatkan platform online untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Misalnya saja kamu bekerja sama dengan jasa pengiriman online seperti GrabFood atau GoFood. Cara seperti ini dilakukan untuk mendapatkan jangkauan pelanggan yang lebih luas. Bahkan, kamu bisa saja mendapatkan kenaikan omset dengan mengikuti berbagai platform online ini. Hal yang harus kamu perhitungkan adalah seluruh persyaratan yang diterapkan pada platform online ini. Biasanya hal ini berkaitan dengan biaya tambahan yang disertakan pada menut.

9. Kemasan

Untuk menarik perhatian bagi banyak pelanggan cobalah gunakan kemasan khusus dan unik. Tampilan dari kemasan ini bisa menjadi bagian promosi dan branding yang sangat baik. Misalnya saja kamu mencoba untuk menggunakan wadah khusus dengan logo yang tertera di seluruh bagian kemasan. Biasanya kemasan ini digunakan untuk pemesanan secara online atau take away. Semakin unik tampilan kemasan maka akan mendapatkan penilaian yang lebih baik dari para pelanggan. Cara seperti ini dilakukan untuk menaikkan nilai jual dari produk.

Baca Juga:  Apakah Saat Ini SIUP Adalah Dokumen Yang Penting?

10. Inovasi Menu

Kamu harus ingat bahwa inovasi dari seluruh menu yang ditawarkan juga sangat diperlukan. Hal ini dianggap akan memberikan pengaruh terhadap nilai keuntungan yang akan kamu dapatkan. Cobalah terapkan inovasi menu secara berkala untuk mendapatkan jumlah pelanggan yang terus meningkat. Penambahan menu akan menjadi daya tarik bagi para pelanggan yang datang ke warung. Apalagi kamu bisa memberikan harga baru dari inovasi menu itu.

Kamu juga bisa melihat cara memilih franchise yang tepat bagi pemula yang belum ada kemampuan untuk memulai dari 0.

Sekian untuk artikel kali ini, terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here