Si Ayam Batik, Unggas Unik Bak Memakai Baju Batik

0
230
ayam batik

Si Ayam Batik, Unggas Unik Bak Memakai Baju Batik – Dikenal dengan sebutan Ayam Batik dikarenakan ayam hias spesial satu ini dianugerahi keunikan yang terbilang sangatlah istimewa. Betapa tidak goresan warna bulu yang menjadi penghias tubuhnya itu bermotif bagaikan baju batik yang memancarkan keindahan tersendiri bagi para penggemarnya. Warna bulu bermotif batik telah menjadi ciri khasnya diantara jenis ayam hias yang ada. Itulah yang menjadi pembeda abadinya dengan unggas lain.

Sebagai pecinta ayam kita patut bersyukur sebab terdapat berbagai macam jenis ayam hias dengan kualitas dan ciri khasnya masing-masing, sehingga hal ini menambah opsi pilihan sesuai selera.

Jenis Ayam Batik dan Ciri-Ciri nya

Secara umum ada 2 varian jenis yang dikenal oleh masyarakat yaitu Ayam Batik Itali dan  Kanada. Sekilas kedua varian ayam hias tersebut sama-sama memiliki motif bulu layaknya batik, namun dari segi goresan warna bulu ada sedikit perbedaan.

Baca juga:

Untuk varian jenis Itali balutan warna bulunya dominan silver dengan kombinasi warna hitam yang serasi bak seragam batik, sehingga menjadikan unggas satu ini tampak cantik nan indah. Sedangkan khusus varian jenis kanada sendiri ciri-cirinya warna bulu dominan coklat keemasan atau gold dengan kombinasi warna hitam yang juga menyerupai kain batik.

Keunggulannya lainnya adalah kemampuan produksi telur yang cukup baik, seekor ayam betina mampu menghasilkan telur dengan jumlah yang cukup banyak yaitu sekitar 9-15 butir per periode, selama 1 tahun unggas satu ini bisa bertelur antara 6-7 kali.

Meski jumlah telurnya terbilang banyak sebaiknya ayam betina hanya mengerami telur kurang lebih 7 butir mengingat ukuran badannya cukup mungil hanya seukuran ayam kate. Alangkah baiknya telur dititipkan ke indukan ayam kampung atau mesin penetas telur untuk mempercepat proses pengembang biakan.

Sejarah Ayam Batik

Walaupun nama ayam ini ada embel-embel negara Itali dan Kanada ternyata ayam cantik ini bukanlah unggas asli dari kedua negara tersebut, melainkan dari Inggris yang pertama kali dikembangkan oleh Sir John Saunders Sebright pada abad 19 silam. Di London Ayam ini disebut dengan Sebright Chicken dan sengaja dikembangkan dengan tujuan menghasilkan jenis ayam hias yang berkualitas dangan kata lain untuk pameran.

Harga Ayam Batik

Meskipun ukuran tubuhnya tergolong mini namun harga pasarannya masih lumayan mahal, mengingat kualitas unggas dengan ciri khas batiknya ini memang begitu memesona. Adapun Harga Ayam ini,  untuk varian jenis Kanada dan Itali saat ini berkisar Rp 100.000 untuk anakan umur 1 bulanan, dan untuk usia dewasa dibandrol Rp 300.000.

Demikian informasi singkat tentang Ayam Batik ini, memang dari segi penampilan unggas satu ini tampak sangat cantik, sebab motif bulunya senantiasa memancarkan keindahan tersendiri bagi siapapun yang melihatnya..

Artikel lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here