10 Penyakit Umum pada Anak saat Pergantian Musim

0
582
Penyakit anak pergantian musim

Bronkitis, infeksi pernafasan, flu, ruam adalah beberapa penyakit yang dialami pada masa kanak-kanak yang paling umum kita dapati saat pergantian cuaca. Para orang tua perlu tahu bagaimana cara mencegah dan mengobati untuk melindungi kesehatan anak-anak selama pergantian musim.

Karena cuaca yang selalu berubah-ubah akhir-akhir ini, pagi hari yang terik, sore dan malam dingin akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bakteri jahat dalam tubuh anak untuk tumbuh. Anak kecil dengan resistansi rendah harus memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi.

Berikut adalah Gejala dan Cara Mencegah 10 Penyakit Anak Saat Pergantian Cuaca.

  1. Flu Pada Anak-anak

Gejala :

  • Demam ringan
  • Hidung tersumbat dan hidung berair
  • Sakit tenggorokan, batuk dan bersin
  • Tubuh terasa sakit

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Jaga anak-anak agar tetap hangat ketika cuaca berubah, terutama posisi penting seperti kaki, tangan, dada, leher, dan kepala
  • Batasi kontak dengan anak-anak, terutama mereka yang memiliki tanda-tanda flu
  • Tawarkan air hangat, hindari makan makanan langsung dari kulkas, es krim dan es
  • Meningkatkan ketahanan anak-anak terhadap orang tua harus meningkatkan nutrisi dan vitamin C serta berikan bayi cukup air
  • Dianjurkan untuk mendapatkan suntikan flu untuk bayi di atas 6 bulan sekali setahun.
  • Jagalah bayi dan lingkungan yang bersih
  1. Nyeri Mata Merah

Gejala :

  • Mata merah, mata bengkak, pegal dan nyeri

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Jaga kebersihan, sering mencuci tangan dengan sabun
  • Batasi paparan pada orang-orang yang menderita sakit mata
  • Gunakan handuk, bantal, baskom yang bersih. Pembersihan dan pengeringan secara teratur di bawah sinar matahari
  • Bersihkan rumah

Catatan: Jika mata anak anda merah, anda harus membawa mereka ke dokter untuk menemukan penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang paling efektif.

Baca juga :

  1. Ruam

Ruam pada bayi biasanya bisa disebabkan oleh virus campak atau rubella.

Gejala :

  • Demam, kelelahan, sakit kepala, pilek dan sakit tenggorokan
  • Bayi Anda akan muncul ruam merah yang menyebar ke seluruh tubuh
  • Di lokasi dekat kedua sisi leher, di belakang telinga bayi akan muncul dua kelenjar getah bening yang bengkak dan membesar

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Memberikan Vaksinasi campak dan rubella
  • Cara merawat anak-anak dengan ruam disertai demam yang tepat: Jika anak demam dengan suhu 38°C bisa menggunakan antipiretik Parasetamol dengan dosis 10 – 15mg / kg berat badan, setiap 4 sampai dengan 6 jam. Bersihkan anak anda dengan air hangat seperlunya untuk mencegah kejang demam
  • Untuk mengurangi batuk dan sakit tenggorokan: Berikan obat batuk anak-anak yang berasal dari herbal seperti sayuran berdaun, glaukoma dengan gula, madu madu
  • Memberi makan makanan cair, kaya nutrisi, mudah dicerna, minum lebih banyak air daripada jus buah untuk memastikan persediaan vitamin yang cukup dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Jaga kebersihan dan keringkan kulit: bersihkan badan anak setiap hari dan hindari kondisi lingkungan yang terlalu dingin
  1. Peradangan Saluran Pernapasan pada Anak-anak

Penyakit ini ditularkan melalui mulut, air liur, kontak dengan tangan dan peralatan makan.

Gejala :

  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Demam dan sakit kepala
  • Pernapasan tidak teratur dan pembengkakan hidung
  • Kehilangan nafsu makan dan diare ringan

Cara mencegah infeksi saluran pernafasan akut pada anak-anak :

  • Cuci tangan anak anda dengan sabun biasa
  • Biarkan bayi tetap hangat
  • Kenakan masker saat bepergian ke jalan
  • Hindari paparan asap rokok bekas
  • Nutrisi lengkap untuk bayi
  1. Radang Telinga

Gejala dan pencegahan infeksi telinga pada anak-anak

Gejala:

  • Menangis tidak ada henti-hentinya
  • Demam tinggi dan sakit kepala
  • Nafsu makan yang buruk dan muntah-muntah
  • Gangguan saluran cerna dan sering buang air besar beberapa kali sehari
  • Telinga sakit atau tidak nyaman

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Jaga telinga, hidung, tenggorokan, tangan dan kaki bayi anda agar tetap bersih
  • Biarkan anak-anak tetap hangat, jauh dari polusi lingkungan dan asap rokok
  • Penyakit pernapasan, jika tidak ditangani secara menyeluruh, sangat mudah menyebabkan otitis media. Karena itu, harus disembuhkan jika anak mengidap penyakit pernafasan dengan berkonsultasi ke dokter
  • Gunakan penyeka kapas untuk membersihkan telinga
  1. Demam Berdarah

Ini adalah penyakit infeksi akut, anak-anak dari usia 3 hingga 10 tahun adalah yang paling rentan terkena.

Gejala :

  • Demam bayi berlangsung secara tiba-tiba dan terus menerus
  • Nyeri di perut pada sisi kanan bawah
  • Bintik merah muncul di kulit, mungkin berdarah di mukosa mulut
  • Hidung mimisan

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Hindari gigitan nyamuk: kenakan pakaian panjang, jangan biarkan anak Anda dalam keadaan terlalu lembab
  • Mencegah serangan nyamuk: Membersihkan tempat tinggal kita dan halaman kita dengan fogging
  1. Diare pada Anak-anak

Diare pada anak-anak jika tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan komplikasi berbahaya.

Gejala :

  • Mual dan muntah
  • Tidak mempunyai nafsu makan
  • Anak sering mengeluh kehausan
  • Sering buang air besar
  • Keracunan pada suatu jenis makanan

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Bawa bayi Anda ke klinik atau rumah sakit untuk vaksinasi(vaksin rotavirus)
  • Pastikan anak dalam keadaan higienis selalu: bisa cuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet
  • Pastikan anak-anak makan makanan yang dimasak dan minum dengan air minum yang bersih
  • Hindari kontak dengan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh(imun) anak dengan mencukupi kebutuhan nutrisinya dengan memakan sayur-sayuran seperi kacang hijau, wortel dan brokoli
  1. Bronkitis

Bronkitis menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan cairan hidung dan tenggorokan dari orang yang membawa virus.

Gejala :

  • Batuk tiada henti
  • Demam berlangsung selama 2-3 minggu
  • Sering muntah
  • Sesak nafas, nyeri dada dan hidung tersumbat
  • Sakit kepala yang tak tertahankan

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Meningkatkan daya tahan tubuh anak anda: makan penuh nutrisi dan memberikan suplemen vitamin
  • Bersihkan telinga dan hidung secara rutin
  • Hindari mencium bayi anda, cuci tangan dengan sabun saat merawat anak-anak
  • Jaga kebersihan lingkungan untuk meminimalisir bakteri dan debu yang dapat membawa penyakit
  • Hindari anak anda paparan asap rokok, sebagai orang tua yang baik mulailah dari sekarang untuk berhenti merokok.
  • Secara teratur cuci tempat tidur dan bantal bayi, lalu keringkan di terik sinar matahari
  1. Cacar Air

Ini adalah penyakit paling umum pada anak kecil. Infeksi pernafasan.

Gejala :

  • Demam, sakit kepala dan nyeri otot yang dirasakan oleh anak
  • Muncul bintik-bintik merah muda. Setelah 2-3 hari biasa timbul kudis
  • Anak kehilangan nafsu makan

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Dapatkan vaksin cacar air dengan berkonsultasi ke dokter
  • Semua anak usia 12-18 bulan diberi satu suntikan
  • Anak-anak dari 19 bulan hingga 13 tahun juga dapat diberikan satu suntikan saja
  • Anak-anak di atas 13 tahun dan orang dewasa yang belum pernah menderita cacar air sebelumnya, harus divaksinasi dua kali, diulang 4-8 minggu.
  1. Gondok

Gejala :

  • Batuk, demam selama 3 hingga 4 hari
  • Nyeri pada testis, palpasi (pada anak laki-laki), nyeri perut (pada anak perempuan)
  • Kelelahan, sakit kepala, sakit telinga
  • Satu sisi pipi membengkak dan kemudian menyebar ke yang lain
  • Area ini bengkak tetapi tidak ada kemerahan, nyeri tetapi tidak ada nanah

Bagaimana cara menghindarinya :

  • Vaksinasi bisa dilakukan pada anak-anak yang berusia 12 bulan dan diatas itu
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi anda: berikan makan yang cukup, minum banyak air dan makan banyak buah
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah
  • Bersihkan tubuh bayi anda, terutama saluran pernapasan untuk mencegah infeksi
  • Jagalah agar tubuh anak anda tetap hangat dan gunakan masker debu

Demikianlah pembahasan mengenai 10 Penyakit Umum pada Anak saat Pergantian Musim. Semoga bermanfaat dan silahkan berikan tanggapan anda mengenai artikel sederhana ini di kolom komentar dibawah serta jangan lupa untuk share ke media sosial anda.

Artikel kesehatan lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here