10 Bahaya Mengkonsumsi Gula dan Makanan Manis Berlebihan

0
654
gula darah normal

Idearmanto.com – Gula, sumber energi penting bagi tubuh dan juga makanan yang dapat membahayakan kesehatan kita jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Tetapi dengan rasa manis yang ada, kita hampir tidak bisa menolak makanan manis dalam makanan yang kita dapati sehari-hari.

Akan tetapi tahukah anda dibalik rasa manisnya ada beberapa bahaya yang mengintai jika anda terus menerus mengkonsumsinya tanpa mengimbanginya dengan berolahraga yang perlahan-lahan akan merugikan kesehatan anda sendiri.

10 Bahaya Mengkonsumsi Gula dan Makanan Manis Berlebihan

Lalu apa yang menyebabkan kerusakan pada tubuh jika terlalu banyak mengkonsumsi gula? Mari kita belajar untuk memiliki pola makan yang sehat.

  1. Gula menyebabkan kadar gula darah turun drastis

Makan makanan yang mengandung lebih banyak gula mengarah kepada kadar gula darah yang tidak stabil dan cenderung menurun yang akan dapat menyebabkan tubuh anda mengalami kelelahan, sakit kepala, perubahan suasana hati dan mengidam. Kondisi ini membuat Anda lebih cenderung untuk kecanduan gula, selalu merasa nafsu makan setelah makan selama beberapa jam.

  1. Gula mengganggu fungsi kekebalan tubuh

Gula adalah sumber makanannya bakteri dan jamur. Ketika kita makan banyak gula, hal itu menciptakan lingkungan yang baik bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga mengganggu keseimbangan tubuh dan membuat kita lebih rentan terhadap infeksi dan berbagai penyakit.

Selain itu, banyak penelitian pada hewan menunjukkan bahwa gula menekan respons imun. Meski belum diteliti pada manusia, hasil ini juga membuat kita lebih sadar akan kebutuhan untuk memperkenalkan makanan ini ke dalam tubuh.

Yuk simak tips sehat dibawah ini :

  1. Gula meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung

Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin tinggi risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung. Ini adalah hasil dari banyak penelitian tentang makanan dengan “GI” tinggi (indikator dampak cepat gula darah). Bahkan penelitian telah menunjukkan hubungan antara makanan ber-GI tinggi dan berbagai macam jenis kanker.

  1. Diet gula tinggi dapat menyebabkan kekurangan kromium

Seseorang sulit untuk dapat lepas dari ketidakseimbangan gula darah.

Kromium sangat penting kaitannya dengan glukosa. Ia bekerja dengan insulin untuk membantu glukosa memasuki sel.

Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan lainnya dan melupakan makanan yang kaya kromium, Anda akan tidak mendapatkan mikronutrien yang penting bagi tubuh kita.

Menurut sebuah penelitian, 90% orang Amerika tidak memiliki cukup kromium di tubuh mereka. Sebuah angka yang sangat besar yang harusnya kita sadari resiko-resiko yang akan dihadapi nantinya.

  1. Gula menyebabkan kerusakan gigi

Mungkin hal ini sudah umum diketahui oleh masyarakat yaitu Bagaimana gula dapat menyebabkan kerusakan pada gigi?

Ketika gula bersarang pada gigi terlebih apabila kita jarang untuk menggosok gigi, hal demikian bisa menghasilkan erosi yang lebih agresif daripada makanan dengan kadar lainnya. Hal itu tentu tidak baik untuk kesehatan mulut (mudah membuat gigi untuk berlubang).

  1. Gula membuat proses penuaan terjadi lebih cepat

Semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin cepat proses penuaan pada diri Anda. Gula setelah diserap oleh tubuh masuk ke aliran darah dan menempelkan dirinya ke protein, menciptakan molekul baru, dalam siklus yang disebut “glycation.”

Struktur molekul yang baru dibuat ini berkontribusi pada elastisitas jaringan yang menua, dari kulit ke organ-organ di tubuh dan pembuluh darah yang membuat Anda “menjadi tua” lebih cepat dari anda kira.

  1. Gula dapat menyebabkan penyakit gusi dan mempengaruhi kesehatan pada jantung

Para ilmuwan telah memberikan bukti bahwa infeksi kronis, termasuk masalah gigi, berperan besar dalam perkembangan penyakit arteri koroner. Menurut mereka, infeksi dapat secara luas dikaitkan dengan reaksi peradangan pada tubuh. Tentunya hal ini merupakan sesuatu yang sudah mengarah ke penyakit yang lebih serius.

  1. Gula menyebabkan stres tinggi

Ketika gula darah rendah, hormon stres dilepaskan lebih banyak dari biasanya ketika kita berada dalam keadaan stres.

Misalnya, setelah kita makan permen, gula darah akan naik sangat cepat dan pada saat itu juga akan turun kembali dengan cepat. Pada titik ini, tubuh mulai memproduksi hormon seperti andrenalin, enpinephrine, dan kortisol.

Hormon-hormon ini memang meningkatkan gula darah, namun manfaat yang dirasakan adalah peningkatan energi yang cepat yang dapat anda rasakan pada tubuh. Akan tetapi hormon-hormon ini juga membuat kita merasa mudah gelisah, lekas marah, dan gemetar.

  1. Gula mempengaruhi perilaku dan kognisi pada anak-anak

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terbiasa mengkonsumsi minuman dengan pemanis alami dan minuman dengan pemanis buatan menganggap dua hal tersebut sama.

Lalu, Apakah hal itu berdampak pada kecerdasan anak anda? Antara tahun 1979 dan 1983, 803 sekolah umum di kota New York, Amerika Serikat, mencoba untuk mengurangi kadar gula, pewarna, penyedap dan pengawet dari sarapan dan makan siang bagi siswa-siswanya. Setelah berjalan beberapa waktu, hasil menu baru mengejutkan sekolah, kemampuan anak-anak di peringkat nasional meningkat sebesar 15,7%. Perlu menjadi catatan adalah bahwa peningkatan terbesar yang pernah tercatat dalam seorang siswa hanya 1,7%.

  1. Mengganti gula untuk nutrisi penting

Ketika kita mengkonsumsi sejumlah besar gula maka secara tidak langsung kita juga mengurangi konsumsi nutrisi penting lainnya seperti vitamin A, vitamin C, folat, vitamin B12, fosfor, magnesium, kalsium, dan zat besi.

Memang benar bahwa konsumen gula terbanyak adalah dari anak-anak dan kalangan remaja, kelompok yang membutuhkan nutrisi paling banyak untuk tumbuh dan menyempurnakan tubuh.

Pada kesimpulannya adalah mengkonsumsi gula bukanlah suatu hal yang negatif selama kita tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Sebaiknya secara perlahan-lahan anda beralih untuk lebih mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran untuk mencega terkena 10 dampak negatif yang telah disebutkan diatas.

Demikian pembahasan mengenai 10 Bahaya Mengkonsumsi Gula dan Makanan Manis Berlebihan, semoga anda mendapatkan manfaat dari artikel sederhana ini. Jika iya, maka anda juga dapat berbagi artikel ini ke keluarga dan kerabat anda dengan menekan tombol share media sosial yang ada dibawah. Anda juga dapat memberikan komentar anda mengenai artikel ini di kolom komentar dibawah. Terima kasih dan semoga sehat selalu.

Artikel lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here